Konten [Tampil]
Ilustrasi/pixabay.com

Kebanyakan orang butuh validasi atau pengakuan dari orang lain. Kadang kita ingin menunjukan siapa diri kita melalui berbagai cara, bahkan saat kita mengerjakan suatu pekerjaan kadang ingin menunjukan supaya orang lain tau siapa diri kita sebenarnya. 

Padahal, ketika kita ingin menunjukan kemampuan kita yang sebenarnya, itu tindakan bodoh yang justeru kita akan dimanfaatkan orang lain. Kalau pun tidak dimanfaatkan, bagi mereka yang tidak suka, mereka bisa jadi akan ngiri dan ini membahayakan bagi diri kita sendiri.

Mulai dari sekarang kita harus menyadarinya, bahwa tidaklah penting menunjukan kelebihan kita, hanya untuk mendapatkan validasi, berhentilah ingin diakui oleh orang lain, hal itu tidaklah penting, karena yang terpenting adalah keselamatan kita sendiri.

Dalam buku The Principles of Power yang ditulis oleh Dion Yulianto (2023), berpura-pura bodoh adalah strategi untuk mengelabui orang lain. Biarkan mereka berpikir bahwa kita tidak tahu apa-apa. Cukup diri kita saja yang tau siapa diri kita. Ini adalah strategi untuk mempengaruhi orang lain agar kita menang dalam setiap situasi.  

Ingat, berpura-pura bodoh atau menyembunyikan kecerdasan dengan bijaksana adalah strategi yang cerdik dan efektif dalam mencapai pengaruh positif. Ketika kuat, bertindaklah lemah, ketika lemah bertindaklah kuat, demikian kata Sun Tzu dalam bukunya Art of War.

Bodoh yang tidak kita sadari adalah benar bahwa kita bodoh, tapi bodoh yang kita sadari maka itu bukan bodoh tapi cerdik. Ada beberapa kiat agar kita menjadi berpengaruh melalui berpura-pura bodoh yang bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

1. Kenali saat yang tepat 

Berpura-pura bodoh harus dilakukan pada situasi yang tepat. Identifikasi dulu situasinya kapan strategi ini kita gunakan agar dapat memberikan keuntungan. Strategi ini bisa kita gunakan pada situasi, misalnya saat berinteraksi dengan orang-orang yang cenderung terancam oleh kecerdasan kita, atau ketika sedang berhadapan dengan situasi rumit di mana pura-puraan dapat memberikan kebebasan dalam bergerak. Ketahui kapan harus menampilkan kecerdasan kita dan kapan harus menyembunyikannya untuk mencapai efek yang diinginkan. 

2. Dengarkan lebih banyak 

Mendengarkan sebenarnya adalah seni, agar kita lebih banyak mendapatkan informasi dari orang lain daripada kita memberikan informasi. Biasanya jika orang yang banyak bicara sebenarnya ia bodoh dan ini akan lebih mudah untuk kita mempengaruhinya. Dengarkan dengan penuh perhatian dan hindari menunjukan reaksi reaksi atau opini terlalu tajam. Dengan mendengarkan kita bisa mengumpulkan informasi berharga tentang apa yang sebenarnya terjadi dan tentang kebutuhan dan keinginan orang lain. 

3. Tampil sederhana dan ramah

Tampil sederhana dan ramah adalah kunci dalam berpura-pura bodoh. Jangan menunjukan sikap yang terlalu sombong atau merasa lebih pintar dari orang lain. Justeru tunjukanlah kebaikan hati dan keterbukaan untuk berhubungan dengan semua orang. Kita ingin orang lain merasa nyaman dan terbuka berbicara dengan kita. 

4. Hindari menonjolkan prestasi

Hindari merendahkan atau menonjolkan prestasi kita secara berlebihan. Saat pura-pura bodoh, hindari berbicara terlalu banyak tentang pencapaian atau prestasi kita yang dapat menarik perhatian dan memicu rasa cemburu atau iri dari orang lain. Biarkan orang lain yang menyingkat prestasi kita dan biarkan mereka terkesan dengan cara mereka sendiri. 

5. Tetap perhatikan dan amati

Meskipun kita berpura-pura bodoh, tetap perhatian dan amati dengan seksama. Perhatikan interaksi dan dinamika sosial di sekitar kita. Dengan cara ini, kita tetap dapat memahami apa yang sedang terjadi tanpa menunjukan bahwa kita sangat tahu.

6. Manfaatkan informasi dengan bijaksana

Informasi yang kita kumpulkan melalui berpura-pura bodoh dapat menjadi senjata ampuh untuk mencapai pengaruh. Gunakan informasi ini dengan bijaksana untuk mempengaruhi keputusan dan mendapatkan dukungan dari orang-orang yang penting dalam mencapai tujuan kita.

7. Jaga keseimbangan

Penting untuk tetap menjaga keseimbangan dalam berpura-pura bodoh. Jangan sampai kita terlalu berlebihan sehingga terlihat benar-benar bodoh dan tidak dipercaya. Pilihlah momen-momen yang tepat untuk menunjukan kecerdasan dan kemampuan kita saat diperlukan.

Ingatlah bahwa berpura-pura bodoh bukanlah tentang menipu atau menyembunyikan potensi kita. Ini adalah strategi cerdik untuk mencapai pengaruh dan kesuksesan dengan bijaksana. Tetap jujur dengan diri kita sendiri dan berpikir cerdas tentang bagaimana kita dapat menggunakan kecerdasan dan strategi dengan bijaksana untuk mencapai tujuan kita.