Konten [Tampil]
Konsep pendidikan sekolah dasar/pixabay.com.

Pendidikan Sekolah Dasar (SD) adalah jenjang pendidikan formal dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah. Lama waktu sekolah dasar yaitu 6 (enam) tahun yang terdiri atas kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5 dan kelas 6. Sedangkan, rata-rata usia siswa yang masuk sekolah dasar berusia minimal 7 (tujuh tahun). Di sekolah dasar siswa diajarkan tentang ilmu pengetahuan dasar seperti belajar membaca, menghitung dan menulis. 

Pada artikel ini, kita akan membahas tentang konsep pendidikan dasar yaitu pengertian pendidikan sekolah dasar, pentingnya pendidikan sekolah dasar dan tujuan dari pendidikan sekolah dasar. 

Definisi pendidikan sekolah dasar 

Pendidikan sekolah dasar adalah suatu upaya untuk mencerdaskan dan mencentak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan dilingkungannya. 

Tujuan pendidikan sekolah dasar adalah meletakkan kecerdasan dasar, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Pendidikan dasar ini bertujuan untuk membentuk anak menjadi individu yang dapat hidup di lingkungan sosial, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, serta mampu menghasilkan prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya.

Pentingnya pendidikan bagi dasar perkembangan anak

Pendidikan di tingkat sekolah memiliki dasar peran yang sangat penting dalam membentuk dasar pendidikan dan perkembangan anak-anak. Ini adalah tahap awal dalam proses pembelajaran formal, di mana anak-anak memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dasar yang akan membentuk dasar bagi perkembangan mereka di masa depan. 

Sekolah dasar bukan hanya tempat untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga sebagai tempat di mana anak-anak belajar bersosialisasi, berkolaborasi, dan memahami konsep-konsep dasar tentang lingkungan sekitar mereka. Pendidikan dasar membantu dalam pengembangan keterampilan sosial, seperti kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan membangun hubungan interpersonal. 

Selain itu, pendidikan dasar juga membantu dalam membentuk karakter dan nilai-nilai etika anak-anak, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan nilai-nilai positif lainnya. Dengan demikian, pendidikan dasar memiliki dampak jangka panjang yang signifikan terhadap perkembangan pribadi dan profesional anak-anak.

Tujuan Pendidikan Sekolah Dasar 

Sebenarnya tujuan pendidikan sekolah dasar mengacu pada tujuan pendidikan itu sendiri. Hanya saja pendidikan di sekolah dasar, lebih kepada pemahaman dasar tentang tujuan pendidikan, agar siswa memiliki kecerdasa intelektual, emosional, dan spiritual. 

Menurut Aristoteles, tujuan pendidikan adalah persiapan atau bekal untuk suatu pekerjaan atau kegiatan yang layak. Pendidikan seharusnya diselenggarakan berdasarkan pedoman pada hukum agar sesuai dengan hasil analisis psikologis, dan juga mengikuti kemajuan secara bertahap, baik fisik maupun mental.

Menurut Al-Ghazali, tujuan pendidikan adalah proses menjadi manusia yang sempurna. Proses tersebut adalah proses pembelajaran yang memanusiakan manusia melalui berbagai ilmu yang disampaikan secara bertahap dari manusia itu muncul hingga manusia itu meninggal. Proses pembelajaran sendiri merupakan tanggung jawab orang tua dan masyarakat, dengan sikap mereka kepada Tuhan.

Menurut John Dewey, tujuan pendidikan didasarkan pada suatu proses pengalaman. Menurutnya, pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Bagi John Dewey, kehidupan adalah sebuah pertumbuhan, maksud dari pendapat tersebut menjadikan pendidikan dapat dimaknai sebagai usaha untuk membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan sendiri adalah proses untuk menyesuaikan diri dengan setiap fase dengan menambah keterampilan dalam perkembangan sebagai manusia.

Menurut H. Alamsyah Ratu Prawira Negara, tujuan pendidikan nasional adalah suatu proses yang diarahkan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Proses ini juga memerlukan pendampingan sebagai usaha untuk meningkatkan kecerdasan, keterampilan, keahlian, dan kemampuan lainnya.

Menurut UUD 1945, Pengertian Pendidikan Sekolah Dasar merupakan suatu upaya untuk mencerdaskan dan mencentak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan di lingkungannya.

Menurut Faud Ihsan, pendidikan dasar adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan, memerlukan sikap-sikap dasar yang baik dan seimbang.

Menurut Rasyidin, tujuan pendidikan dasar adalah untuk mengembangkan kemampuan dasar pada diri peserta didik sehingga dapat mengembangkan diri sendiri dan mampu mengembangkan kemampuan dasar yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan pada jenjang berikutnya.

Berdasarkan tujuan pendidikan yang dikemukakan para ahli tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pendidikan sekolah dasar adalah untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Pendidikan sekolah dasar berfungsi untuk membentuk karakter siswa, pengembangan keterampilan akademik dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta pengembangan keterampilan sosial dan emosional.